<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121</id><updated>2011-11-20T04:31:08.966-08:00</updated><title type='text'>Sajak Subuh</title><subtitle type='html'>Subuh, langkah awal dalam berkarya. Bagi wanita, subuh adalah saat ia menyusun hari, mengajarkan wanita menghargai hari, saat subuh lah ia berkarya demi surganya. Bagi wanita, subuh saatnya "bersajak"</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-2308202467758080875</id><published>2008-03-13T18:23:00.000-07:00</published><updated>2008-03-13T20:29:49.118-07:00</updated><title type='text'>Memorable Moment</title><content type='html'>&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5177403495156095490" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 128px; CURSOR: hand; HEIGHT: 78px; TEXT-ALIGN: center" height="85" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R9nVDDulGgI/AAAAAAAAAEk/LFQhujlumo4/s200/mujahidin.jpg" width="161" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tepat tanggal 1 Februari 2008 saya sudah tidak lagi menjabat Program Director di radio tempat aku berkarya. Entah rasanya ada yang hilang dari diri saya. Saat-saat berpacu dengan waktu, saat malam berpusing-pusing hingga terkadang HB rendah entah menguap ke bilik mana. Diskusi-diskusi dengan teman-teman sesama Management, Penyiar, Scripwriter, Operator dan Produksi terasa hari-hari yang penuh makna. Namun disinilah saya mencoba kembali merefresh segala rasa tentang arti perpisahan dan pembelajaran. Perpisahan mengajarkan kita untuk terus belajar, mengahargai mereka yang pernah terlibat dalam alam jiwa dan pikiran. Mencoba belajar untuk merangkum hasi-hasil pertemuan dan pertemanan selama ini, di setiap waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan ini bukanlah hasil rekayasa manusia, tetapi ini merupakan garis Taqdir yang mesti kita jalani dan lewati. Pekerjaan ini bukanlah coba-coba. Wajah-wajah kalian adalah perwujudan ”prajurit-parajurit” tawanan perang penjajah yang berusaha bangkit dan memberontak demi tegaknya sebuah kemerdekaan. Merdeka tanpa dusta pada Tauhid, merdeka tanpa caci pada sesama. Prajurit-prajurit di radio ini berlaga bak seorang yang tidak mau kalah pada Goliath yang merampas hak mereka. Mereka sadar apa yang mereka lakukan demi sejarah dan keutamaan anak cucu. Walau kadang peluh menghampiri dan kumal menjadi selimut. Walau kadang perut sudah tidak merasakan peka (karena sering begadang malam dan malas makan) –mereka yang senang menghabiskan waktu diradio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kadang tanpa sadar kita belum apa-apa, hanya saja jangan sampai kita kalah ”perang” lagi dengan mereka yang telah menjajah aqidah kita. Jangan sampai kita menghirup dan menghembuskan hawa kesombongan pada jiwa. Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk Istiqomah walau dengki setan selalu menggoda untuk lari. Dan Jenderal Sudirman mengajarkan kita untuk bergrilya, namun kenapa kita kadang malas bergrilya demi sesuatu. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5177418119519738386" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 179px; CURSOR: hand; HEIGHT: 129px; TEXT-ALIGN: center" height="136" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R9niWTulGhI/AAAAAAAAAEs/_HHvOEA2YrE/s200/Warassari(037).jpg" width="188" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu saat ada suatu moment yang tak kan bisa aku lupakan, saat perpisahan di kantor kita, yang menyisakan kenangan. Tentang arti cinta dan pertemanan. Karena waktu kini berjalan cepat seolah tak ada celah untuk salah, mengajarkan kita untuk hati-hati dalam setiap langkah hingga terus menghargai orang-orang yang ada disekitar kita. Saya tidak pernah menyangka dan meminta dalam sebuah perpisahan ada sebuah memorable gift. Hadiah yang membuat saya menganga (alamat saya di cap Ndeso) saat itu saya mendapatkan cincin emas bertahta batu mengkilap. Cincin dari Radio ini ada dua, pertama ketika sau mau nikah, melepas masa lajang, dan kedua ketika saya mau hijrah. Ahh, alangkah murah hatinya Alloh padaku. Ahh, alangkah mulianya ”para komandan dan prajurit” ini. Aku berterima kasih. Sangat. Bukan karena materi yang sudah diberikan tetapi, semangat akan memberi cinta dan membagi jiwa surgawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Radio &lt;a href="http://www.mujahidinfm.com/"&gt;Mujahidin FM 105.8&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Moga Alloh mengabadikan kebaikan kalian dalam tinta emas penuh kemuliaan.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://forum.mujahidinfm.com/"&gt;Read the rest of this entry&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-2308202467758080875?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/feeds/2308202467758080875/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6814913200348163121&amp;postID=2308202467758080875&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/2308202467758080875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/2308202467758080875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2008/03/memorable-moment.html' title='Memorable Moment'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R9nVDDulGgI/AAAAAAAAAEk/LFQhujlumo4/s72-c/mujahidin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-3062166496413552712</id><published>2008-02-11T20:41:00.000-08:00</published><updated>2008-02-11T21:00:32.073-08:00</updated><title type='text'>Being a Good Parenting, Heart to Heart</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R7EnRh3O5TI/AAAAAAAAAEc/A8Q2WClpwFs/s1600-h/boncengan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 188px; height: 150px;" src="http://bp3.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R7EnRh3O5TI/AAAAAAAAAEc/A8Q2WClpwFs/s200/boncengan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165953429671961906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R7EmWR3O5RI/AAAAAAAAAEM/IL5UQ9ESzf0/s1600-h/mom.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R7EmWR3O5RI/AAAAAAAAAEM/IL5UQ9ESzf0/s200/mom.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165952411764712722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By: S. Wara Dewantoro&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;The new couple of the age, more feel confuse how manage their children earlier. They do with their feeling of they heart. Whereas the strategic of parenting to mold their children knowing the science early. Heart to heart is the strategic of parents to plug in their children. There are some ways how being a good parenting. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;1. Lets your children know what you do and involved in your children’s life&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Communication between children and parents need quality of frequency. How make the good respond, it’s should be of well knowledgeable. Lets your children proud what the parents do, maybe you can invite them go to your work place.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Get the effect of this communication. Certainly your children also will tell everything about themselves and can help accomplish their problem. Positioning as a friend, teacher, parents is need skill to arrange. When your children need you as a friend you must work hard to involved their life. Know their mentally and physically. In one time, we suggest you, to go a long day to talking about things.&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;2. Loving but not too loving&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;  &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;When you loving it does not mean you give everything that they need. What they want, you must buy. No, it is not good expression. It can be increase your children go to expectations or material possessions. Giving them what they should be get, like a consequence of achievement, diligence or discipline.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;3. Establish and set rules but don’t bit their independence&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;The rules for your children behavior must be applied earlier. It is useful when they going to be mature. They can manage their live, organization, job, and education. They can stand alone and survive of living. There are some question that you must be answer when the night. “Where is my child, who is their friend, what is my child doing?” Discipline is need firmness. There is award and punishment. But, remember don’t bit their independence what their decided, during its good and not run into badness. You also develop their sense of self-control and self direction. Knowing activate also educated daily. Avoid the harsh discipline because it makes distance between you and your children. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;  &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;4. Explain your rules or decisions and be consistent&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;The communication and expression in rules must be known by your children. Let they know. And saying heart to heart and with awareness well. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;The more your authority is based on wisdom and not on power, the less your child will challenge it. The consistency of establish the rules is start from 1-5 years, 6-12 years, 12-up to. Make the different rules. Identify your non-negotiable. “If your rules vary from day to day in an unpredictable fashion or if you enforce them only intermittently, your child’s misbehavior is your fault, not his. Make sure your rule is besides home age of children. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;5. Treat your child with respect and good expression&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;The best way to get respectful treatment from your child is to treat him respectfully. Respect his opinion. Pay attention when he is speaking to you. You should give your child the same courtesies you would give to anyone else. Speak to him politely and kindly. Children treat others the way their parents treat them. Your relationship with your child is the foundation for her relationships with others. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-3062166496413552712?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/feeds/3062166496413552712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6814913200348163121&amp;postID=3062166496413552712&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/3062166496413552712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/3062166496413552712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2008/02/being-good-parenting-heart-to-heart.html' title='Being a Good Parenting, Heart to Heart'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R7EnRh3O5TI/AAAAAAAAAEc/A8Q2WClpwFs/s72-c/boncengan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-6065026987889661429</id><published>2008-02-07T17:49:00.000-08:00</published><updated>2008-02-07T18:16:44.229-08:00</updated><title type='text'>Gimbal Reggae VS Gimbal Jagung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6u4fFHacoI/AAAAAAAAADc/ZGwz2DFSF3E/s1600-h/jagung.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 111px; height: 93px;" src="http://bp3.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6u4fFHacoI/AAAAAAAAADc/ZGwz2DFSF3E/s200/jagung.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164424241799131778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6u4NlHacnI/AAAAAAAAADU/akmYGWqqR34/s1600-h/reggae.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 119px; height: 92px;" src="http://bp1.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6u4NlHacnI/AAAAAAAAADU/akmYGWqqR34/s200/reggae.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164423941151421042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Postingan Jum’at ini tentang wisata dapur. Akibat latah acara TV setiap hari sabtu dan minggu berkisar tentang dapur. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Maka, sebelum sabtu sudah saya posting, dan semoga bisa dicoba. Sekedar share info, kamis kemaren Bob Marley dirayakan penggemarnya atas hari ulang tahun walaupun kenyataanya Bob Marley sudah meninggalkan dunia sejak beberapa tahun yang lalu. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Perayaan 63 tahun Bob Marley dirayakan dengan pemilihan orang yang mirip Bob Marley, dan kemudian &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;bernyanyi ala Reggae Bob Marley. Rata-rata rambutnya pun di buat gimbal, entah berapa banyak obat kimia yang nemplok dirambut gimbal. Entah berapa lama tidak mencuci rambut, sehingga saat goyang reggae, mungkin terdapat kutu yang juga bergoyang, hihihi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Mengingat gimbal saya juga mengingat gimbal jagung, sehingga menu masakan sabtu ini seputar Gimbal. Rambut gimbal reggae juga sepertinya terinspirasi dari “rambut” gimbal pirangnya jagung. Namun sayang jagung tak bisa berbuat apa-apa, tak bisa pula mematenkan rambut gimbalnya. Hehe.&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;     &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6u5G1HacpI/AAAAAAAAADk/uE6o_3ukQ6M/s1600-h/Warassari%28031%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 145px; height: 108px;" src="http://bp2.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6u5G1HacpI/AAAAAAAAADk/uE6o_3ukQ6M/s200/Warassari%28031%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164424924698931858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Nah, resep lauk ini cocok sekali buat para jomblowan dan jomblowati, yang punya kesibukan kuliahnya ataupun berkutat pada arsip-arsip kerja. Tapi dipraktekkan buat ibu-ibu juga enak loh. Sangat gampang dan bahkan sudah diketahui banyak orang tapi kalo yang belum pernah mencoba, yuk coba. Gampang sekali, bahan dasarnya cukup mudah yaitu &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Jagung&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, tetapi jagung manis. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;              &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Bahan – bahannya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Jagung Manis sebanyak 5 bonggol (yang kecil-kecil, kalau yang besar cukup 3           bonggol jagung).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Sahang 1 1/2 sendok teh/sendok bumbu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Bawang putih 4 siung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Gula sejumput jari (jangan kebanyakan, ntar hasil gorengannya jadi aga hitam).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Garam satu sendok teh peres (secukupnya, tergantung selera).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Kemiri secukupnya (sebagai pengganti penyedap rasa, kalo ada alternatif lain boleh seperti masako; sesuai selera).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Telur 2 butir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Tepung 5 sendok makan (kekentalan disesuaikan).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Cara membuat  :&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;      Jagung yang sudah dicuci di pipil semuanya, kemudian ditumbuk kasar merata. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;Masukkan telur, aduk.&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Bumbu; sahang, garam, gula, bawang putih ditumbuk halus. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Setelah halus masukkan ke adonan jagung yang sudah ditumbuk kasar. Kemudian aduk hingga rata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Masukkan kemiri (yang sudah dihaluskan) / penyedap rasa lainnya, aduk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Masukkan tepung, nah aduk semuanya hingga merata. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Nah sudah diaduk semuanya, maka dibiarkan sejenak hingga meresap bumbu-bumbunya, kemudian tinggal digoreng. Siap disajikan. (buat suamiku, kasihan deh, ga bisa nyicip, hehe). &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: italic;" lang="SV"&gt;Buat para pembaca, selamat mencoba, dan silahkan kopas. Sudah dicoba didapur Wara ^_^&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-6065026987889661429?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/feeds/6065026987889661429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6814913200348163121&amp;postID=6065026987889661429&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/6065026987889661429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/6065026987889661429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2008/02/gimbal-reggae-vs-gimbal-jagung.html' title='Gimbal Reggae VS Gimbal Jagung'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6u4fFHacoI/AAAAAAAAADc/ZGwz2DFSF3E/s72-c/jagung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-1826964013474336442</id><published>2008-02-06T18:20:00.000-08:00</published><updated>2008-02-06T18:32:37.922-08:00</updated><title type='text'>Budget 10.000,- Tionghoa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6psxlHacmI/AAAAAAAAADM/i0RMDFG4I2g/s1600-h/pasar2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6psxlHacmI/AAAAAAAAADM/i0RMDFG4I2g/s200/pasar2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164059521766290018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kisah yang akan dipaparkan ini adalah tentang Tionghoa, bukan karena ”mendadak” imlek tapi sebuah kisah saja yang ingin dituliskan tanpa strukturisasi penulisan. Kisah ini berangkat dari pagi itu saat belanja di warung dekat rumah. Bertemu dengan seorang Ibu-ibu Tionghoa. Wanita berperawakan kecil ini sangat sering kerumahku untuk menjajakkan sayur-sayuran yang dia ambil dari orang tionghoa juga. Sayur-sayuran itu sudah dibungkus rapih dalam plastik-plastik kecil. Jenis sayuran itu selalu sama, kacang mekah, timun, tomat, dan kecipir. Dan ketika kerumah dagangannya hampir selalu dibeli dengan alasan kebutuhan maupun kemanusiaan, rasa kasihan karena sudah membawa terlalu berat dagangan dengan berjalan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata saat Imlek wanita ini belanja di pagi hari, dengan modal Rp. 10.000,- budget yang bisa dikatakan sedikit untuk makanan hari lebaran. Itupun dengan mati-matian menawar, sambil sedikit ngomel. Ternyata uang yang dibelanjakan sejumlah Rp. 4.300,- berisi jagung muda, bayam, daun sop dan kentang. Usut punya usut ternyata malam sebelumnya mertuanya meninggal dunia dirumahnya. Yang aku pikirkan saat itu, seberapa banyak tetangganya melayat, serta membantunya. Karena dilingkungannya orang-orang berkulit sawo. Untuk masuk kerumah orang Tionghoa saja, pasti berpikir dua kali karena biasanya ada Guk-guk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budget 10.000,- bagi sebagian masyrakat Tionghoa sangat sedikit, karena rata-rata orang Tionghoa sudah mendominasi perekonomian, walaupun ada hal yang sedikit dilupakan yaitu sistem pemerintahan. Karena pemerintahan ”menolak” keberadaan Tionghoa maka sudah ditanamkan sejak kecil bahwa tak ada pekerjaan buat masyrakat kulit kuning ini selain BERDAGANG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Tionghoa khususnya di Kalimantan Barat sudah sering disorot, dari masa terusirnya tionghoa dari ”kampungnya” sehingga terjadi pengungsian besar-besaran pada tahun 1967 , sampai-sampai banyak orang kulit kuning ini beralih profesi menjadi pengemis. Ketika itu terjadi pembunuhan-pembunuhan terhadap etnis Tionghoa Kalbar  oleh etnis Dayak yang dikenal dengan peristiwa "mangkok merah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6psk1HaclI/AAAAAAAAADE/HJoaksBAMno/s1600-h/ilampion2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 120px; height: 96px;" src="http://bp1.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6psk1HaclI/AAAAAAAAADE/HJoaksBAMno/s200/ilampion2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164059302722957906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hingga kemudian Tionghoa bangkit sampai-sampai ingin membangun China’s Town Square diwilayah Jl. Gadjah Mada yang didominasi kulit kuning ini. Dan kini Tionghoa mampu menembus ranah perpolitikkan (2007) dengan mendudukkan seorang Wakil Gubernur dan bersanding dengan seorang Dayak yang historisnya pernah menjadi musuh Tionghoa Kal-Bar. Tidak sedikit mereka yang alergi dengan politik. Sepertinya mereka sudah sadar bahwa politik sangat diperlukan untuk tujuan mereka. Kompleksitas keberadaan etnis ini dipengaruhi oleh filsafat hidup, latar belakang sejarah, lingkungan hidup politik, sosial, ekonomi, dan budaya. Sehingga mempengaruhi pembentukan karakteristik Individu dan kelompoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus disadari bahwa keberadaan mereka di kehidupan masyarakat yang beragam adalah dalam rangka menunjukkan eksistensi keberadaanny dari keterjajahan, semoga bukan keinginan memindahkan Beijing di Indonesia.Dan semangat orang kulit kuning ini seharusnya dibarengi dengan nilai-nilai logis perjuangan dan tidak menutup mata atas kebudayaan diluar mereka. Semoga tak ada lagi pengucilan terhadap Tionghoa yang berpindah agama dari agama leluhurnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-1826964013474336442?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/feeds/1826964013474336442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6814913200348163121&amp;postID=1826964013474336442&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/1826964013474336442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/1826964013474336442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2008/02/budget-10000-tiongho.html' title='Budget 10.000,- Tionghoa'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6psxlHacmI/AAAAAAAAADM/i0RMDFG4I2g/s72-c/pasar2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-6368221523068634257</id><published>2008-02-06T06:56:00.000-08:00</published><updated>2008-02-06T07:14:03.022-08:00</updated><title type='text'>Sajak Buat Ghuroba</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6nN9lHacjI/AAAAAAAAAC0/-B9mDKykTOc/s1600-h/kertas23.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6nN9lHacjI/AAAAAAAAAC0/-B9mDKykTOc/s200/kertas23.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163884905575903794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Semasa SMA aku dan teman-teman sangat bangga dengan syair Ghuroba. Pesan Ghuroba lah yang membuat kami tetap bersemangat menapaki hari, menjajaki idealisme, saling memberi cinta saling memberi jiwa. Saat itu jiwa kami sama jiwa Ghuroba. Namun syair-syair itu jarang lagi aku dengar disenandungkan. Ya mungkin radio-radio kini tak bisa memperdendangkan syair itu. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Padahal aku ingin suatu saat mendengarkan di radio dendang Ghuroba. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;Sajak Ghuroba kini menjelma dalam kehidupan anak-anak muda zamannya. Diimplementasikan dalam kehidupan nyata. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Untuk Ghuroba, aku ingin menyenandungkan kembali syairmu, perlahan-lahan dengan menundukkan jiwa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;                &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;“Ghuroba, kami takkan meletakkan meletakkan kening kepada selain Alloh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Kami rela ia sebagai syiar bagi kehidupan kami&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau bertanya siapa kami,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Kamilah orang yang tak gentar dengan thagut durjana kamilah tentara Alloh,&lt;br /&gt;langkah kami langkah ksatria.&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Kami tak peduli dengan belenggu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Terus maju menuju keabadian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Kami terus berjihad dan berjuang dan berperang kembali di jalan-Nya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Ghuroba itulah orang-orang merdek ditengah para budak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;          &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Betapa sering kami mengingat masa lalu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Disaat umat Islam berbahagia &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Dengan Kitab Alloh yang selalu dibaca&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Diwaktu pagi dan dikala senja”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;Moment kenangan ini aku persembahkan bagi mereka yang merasa terasing hidup di kehidupan nyata. Dari satu pulau menuju seribu pulau. Sajak Ghuroba menemani para mahasiswa yang selalu ”kehilangan” tujuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-6368221523068634257?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/feeds/6368221523068634257/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6814913200348163121&amp;postID=6368221523068634257&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/6368221523068634257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/6368221523068634257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2008/02/sajak-buat-ghuroba.html' title='Sajak Buat Ghuroba'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6nN9lHacjI/AAAAAAAAAC0/-B9mDKykTOc/s72-c/kertas23.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-2768730668474269100</id><published>2008-02-06T06:03:00.000-08:00</published><updated>2008-02-06T06:16:08.564-08:00</updated><title type='text'>Jalan Kenangan Jul Murah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6nA8lHaciI/AAAAAAAAACs/XLlOG1A1Px8/s1600-h/jalan+kenangan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6nA8lHaciI/AAAAAAAAACs/XLlOG1A1Px8/s200/jalan+kenangan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163870594744873506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Jul Murah adalah dua nama yang digabungkan. Dua wanita inspiring. Sederhana namun pasti. Jul sore itu mengenakan rok berwarna merah dengan hiasan bola-bola putih dengan atasan kemeja garis-garis. Cukup semarak. Setiap sore, aku melintasi jalan panjang kenangan menuju tempatku berteduh. Sore, kurang lebih antara pukul 16.30-17.00 WIB&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;Aku melewati jalan itu, dan tanpa sadar secara rutinitas aku menyapanya dengan membunyikan klakson motorku. “Jul!” kulambaikan tanganku saja, sambil terus melintas. Aku dan Jul tidak pernah berdialog secara terbuka dan lama padahal Jul sering main kerumahku setiap hari Minggu, karena disanalah ia belajar agama. &lt;span style="" lang="SV"&gt;Belajar dengan Kakakku. Dan aku juga terlalu sibuk, sehingga lupa menyapa Jul.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kini Jul, dulu Mbak Murah. Mbak Murah adalah wanita yang juga naik sepeda. Keduanya mampu naik sepeda sejauh 20-25 km bahkan lebih. Wanita yang kuat untuk jaman sekarang. Uniknya, merekalah yang ”menemani” sore-sore ku, rutinitas sepulang kerja atau pun mau pergi kerja menyusuri jalan kenangan, Jl. Arteri Supadio. Mbak Murah, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sewaktu aku pulang sering ku pegang tangannya, menariknya dengan sepeda yang dia tumpangi dan aku dengan motorku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Kini, Mbak Murah jarang kutemui, wanita yang Tuhan anugerahi fisik yang sederhana ini entah dimana sekarang. Aku teringat dulu mbak Murah pernah punya harapan, ingin menikah. Tapi entah lelaki mana yang kan melamarnya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yang aku sesalkan adalah kenapa aku hanya menyapa bukannya berbincang&lt;/span&gt;. Maafkan aku Jul dan Murah, aku menyayangi kalian dalam kesederhanaan. Semoga Alloh menyayangi kalian dalam kemewahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-2768730668474269100?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/feeds/2768730668474269100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6814913200348163121&amp;postID=2768730668474269100&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/2768730668474269100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/2768730668474269100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2008/02/jalan-kenangan-jul-murah.html' title='Jalan Kenangan Jul Murah'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6nA8lHaciI/AAAAAAAAACs/XLlOG1A1Px8/s72-c/jalan+kenangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-2637558939978563575</id><published>2008-01-29T21:56:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T22:08:47.551-08:00</updated><title type='text'>Puisi Jiwa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6AUJFHacTI/AAAAAAAAAAw/ec0dU39h_Uw/s1600-h/B088.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6AUJFHacTI/AAAAAAAAAAw/ec0dU39h_Uw/s200/B088.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161147319191236914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sesering apakah kita berpuisi. Dalam setiap keheningan, momentum besar, dan keterpurukan biasanya lahir puisi-puisi indah, begitu memukau dengan energi tanpa batas. Puisi menjadikan ukhuwah yang retak bisa tersambung lagi. Ada suatu cerita dan banyak sekali kisah puisi dari imel ke imel atau bahkan memenuhi ruang layar monitor telepon genggam. Ini tanda tak habis puisi jika dilumat. Seorang Chairil Anwar mengatakan sesuatu dengan puisi, begitu pula dengan Taufik Ismail. Tak kalah juga seorang anak bernama Abdurrahman Faiz. Mereka adalah contoh kecil dari berjuta orang yang berkata dengan puisi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Istri Chairil Anwar, Sri Ajati, adalah wanita yang termasuk beruntung bisa menikmati puisi khusus buatnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;”Senja di Pelabuhan Kecil”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Buat Sri Ajati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kali tidak ada yang mencari cinta&lt;br /&gt;di antara gudang, rumah tua, pada cerita&lt;br /&gt;tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut&lt;br /&gt;menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang&lt;br /&gt;menyinggung muram, desir hari lari berenang&lt;br /&gt;menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak&lt;br /&gt;dan kini tanah air tidur hilang ombak.&lt;br /&gt;Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan&lt;br /&gt;menyisir semenanjung, masih pengap harap&lt;br /&gt;sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan&lt;br /&gt;dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Dari : Deru Campur Debu (1949)&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;Sri Ajati alias Ny. R.H. Soeparsono adalah Istri Chairil Anwar yang mengaku tidak pernah menerima puisi cinta ataupun ungkapan cinta secara langsung kepada istrinya. Saya jadi teringat bahwa memang sedikit mengalami kesulitan bagi seorang lelaki untuk mengungkapkan pada istrinya. Entah karena gengsi ataupun malu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sri Ajati begitu terharu, sebuah ungkapan jujur bagi seorang wanita yang biasanya menerima puisi. Terharu, dan tersipu malu. Tap jangan sembarangan membuat puisi, salah-salah bisa &lt;i style=""&gt;norak. &lt;/i&gt;Konon sajak tersebut indah sekali, Sri Ajati sendiri yang pernah berprofesi menjadi seorang penyiar di Radio Jepang mengakui bahwa merasa tergetar dan sedih ketika membaca puisi ”Senja di Pelabuhan Kecil”. Buat anda jangan sungkan berpuisi, walau seluruh orang mengejekmu, kamu akan tetap tegar di imajinasi tanpa batas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;”Senja di Pelabuhan Kecil” Itulah bentuk cinta Chairil Anwar, dan inilah bentuk cintaku...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Aku Istrimu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;(buat Suamiku)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Temani aku dalam sedih dalam galau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ada senang ada kegembiraan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Yang menghapus kesedihanku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dan kesenanganku adalah engkau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Mengertimu adalah kebanggaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Menemanimu makan adalah kesenangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dibandara Adisucipto adalah muara cinta tanpa batas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kau memandangiku dengan sejuta kebaikan dan hal tersebut &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Adalah penghargaan buat wanitamu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-2637558939978563575?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/2637558939978563575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/2637558939978563575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2008/01/puisi-jiwa.html' title='Puisi Jiwa'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6AUJFHacTI/AAAAAAAAAAw/ec0dU39h_Uw/s72-c/B088.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-7843605090857291672</id><published>2007-11-27T19:58:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T23:53:46.112-08:00</updated><title type='text'>Pelupa?? Ga insaf juga!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6ArbFHacUI/AAAAAAAAAA4/dDdhi1bSnGo/s1600-h/memori1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6ArbFHacUI/AAAAAAAAAA4/dDdhi1bSnGo/s200/memori1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161172917196321090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sering kali kita lupa, entah sengaja lupa ataupun disengajakan. Lupa makan, lupa sholat, lupa sikat gigi, makin sering aja aku temui orang yang dengan bangganya lupa. Deuuh, capek deh ngingetin temen-temen harus buat LPJ, progress report, buat Planning Program dsb. Kenapa sih kalian sok lupa... Aku tuh nunggu dg setiaaaa bangettt. Laporan pertanggungjawaban sering kali tergadaikan dengan ulah lupa, lagi-lagi lupa. Lupa lagi lupa lagi. Puncaknya lupa dengan jadwal siaran, datang mepet waktu. Sedang Narasumber sudah menunggu lama bngeet. Akhirnya dengan langkah pasti memutuskan untuk tidak ada siaran. Dan narasumber pun pulang dengan santainya. Sedang penyiar datang tergopoh-gopoh dan... esoknya, surat skors pun diterima. Baik, selamat menikmati ”libur” seminggu.&lt;br /&gt;.............................................&lt;br /&gt;Iya… Iya!!!&lt;br /&gt;Kata-kata itu aku ulangi lagi sebagai tanda keyakinan bahwa aku harus menghubungi ustadz Aam. Jangan Lupa lagi!! Ustadz Aam itu yang ceramah di daerah Bandung. Kebetulan ceramah di OZ radio. Beberapa waktu lalu aku menghubungi radio OZ dibandung. Tapi ternyata belum bisa bicara langsung dg Program Directornya. Baik, ntar aku hubungi lagi, batinku. Hari ini lagi-lagi aku ditegur Bos karena belum menghubungi Oz Radio untuk kesekian kali. Alasannya LUPA, akibatnya apa yang aku terima? Ketidakpercayaan, jelas!!!&lt;br /&gt;………………………………&lt;br /&gt;Hey!! Sudah jam 5 sore, trus…&lt;br /&gt;Kamu kan belum sholat!!! Teriakan ku itu aku tujukan buat temanku. ”Ya ampuun, iya, aku lupa..” ahhhh, lupa lagi lupa lagi.&lt;br /&gt;................................................&lt;br /&gt;”Nooooooon, kamu ga datang rapat!!! Belum datang juga, aku tungguin dah bermenit-menit kamu belum datang juga. Kenapa sihhhhhh, ga ontime!!! Aku nunggu dah ampe berjamur!!!”&lt;br /&gt;..................................................&lt;br /&gt;”Kaaaaak , tolong lemparkan kunciku, aku teriak dari lantai bawah ke lantai atas, agar temanku melemparkan kunciku yang ketinggalan diatas meja kerja. Hal itu aku lakukan setelah bolak-balik cari di tas kerja, peluh keringat mencari kunci itu. Haaah, lupa deh!!!&lt;br /&gt;Lupa bukanlah nama restoran, lupa adalah karena kurang dzikr.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa kata mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penyakit" lupa makin perlu diwaspadai sebab, seperti yang dilansir oleh The Straits Times (TST), edisi 9 Januari 1998, otak generasi tahun 50-an yang kini mulai menginjak usia paruh baya, mengalami kemunduran. Apa penyebab kemunduran itu dan bagaimana solusinya? Klinik Memori maupun pelbagai suplemen ditawarkan untuk membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Jed Diamond, terapis dan pengarang Male Menopause, penyakit lupa sebagian disebabkan oleh gangguan hormonal yang ditandai dengan beberapa gejala seperti sifat lekas marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;100.000 sel mati per hari&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yang masih menjadi persoalan adalah bagaimana informasi yang ditangkap manusia bisa tersimpan di otak. "Proses mengingat tak bisa dilepaskan dari belajar, learning," kata Prof. Sidiarto. Belajar merupakan proses untuk memperoleh informasi atau pengetahuan baru. Sedangkan daya ingat (memori) adalah proses yang menyimpan pengetahuan yang diperoleh itu dalam waktu lama serta dapat mengingatnya kembali sewaktu dibutuhkan. Jelas, dalam mencerap informasi dari lingkungan, kita amat bergantung kepada kemampuan daya ingat ini.&lt;br /&gt;Banyak pertanyaan tentang proses mengingat masih belum terjawab. Soalnya, "Belajar dan memori merupakan fenomena yang kompleks," kata John Byrne, Ph. D., guru besar dan ketua jurusan neurobiologi dan anatomi Sekolah Kedokteran Universitas Texas di Houston, AS. Sebab melibatkan seluruh bagian otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;McGannon juga menambahkan, cara terbaik untuk mengatasi penyakit lupa adalah beristirahat yang cukup untuk memberikan kesempatan otak berelaksasi. Ini bisa dilakukan, semisal, dengan tidur selama lima menit, mengambil napas dalam-dalam, melakukan meditasi pagi dan malam, serta berolahraga agar pusat-pusat memori otak dipenuhi darah yang kaya oksigen. Tapi, tambahnya, yang terpenting adalah menghilangkan perasaan cemas dan jangan terlalu mempersoalkan masalah yang tengah dihadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdzikir juga sebagai meditasi sugesti yang terkesan tenang baik dilakukan kala stress menumpuk, sehingga ibarat "refresh" (istilah komputer), memori dalam kepala menjadi lebih segar. Selamat mencoba! (dari berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-7843605090857291672?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/7843605090857291672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/7843605090857291672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2007/11/pelupa-ga-insaf-juga.html' title='Pelupa?? Ga insaf juga!!!'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/R6ArbFHacUI/AAAAAAAAAA4/dDdhi1bSnGo/s72-c/memori1.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-8989779138486746151</id><published>2007-11-27T19:50:00.000-08:00</published><updated>2007-11-27T19:58:05.711-08:00</updated><title type='text'>A Miracle in Love</title><content type='html'>I’m feeling lonely in a room full of people. Staring at my computer screen with an empty gaze.&lt;br /&gt;I don’t really know what should be written, but I try. So I began touching my keyboard and type a word.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For many days my heart is empty and my mind is messed. My hope has gone away from me without any notice, and I didn’t know when or where.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Last night, in my bed, I realized about something. Some thought that for a long time was away, or in fact, I tried to get it away.&lt;br /&gt;I became surprised and wonder how the movies can touch and change me in the way that I couldn’t believe it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;After a long time, I got relieved. I wake up! I wasn’t somebody like that. When I looked at you, I dreamed someday you’ll be mine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I walked along the way to find you, but I didn’t reach you.&lt;br /&gt;Knocked every door I found, but with no reply.&lt;br /&gt;I shouted at everybody passed me, but they just saw me sadly and said “Lady, just wake up!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No, I don’t want to!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, I turned around and ran again to any place I found. Shouted your name, hoping you’ll hear from the place you’re hiding.&lt;br /&gt;But again, I couldn’t reach you.&lt;br /&gt;I ran and ran again…Till I have no power anymore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I got tired. Of everything. My tears began to run across my cheek. My sweat ran all over my body. I was too tired to move my leg anymore, but I couldn’t stop asking my self these questions…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Where could I find you?&lt;br /&gt;When could I touch your beautiful face? For how long I have to wait?&lt;br /&gt;I cried and cried again…&lt;br /&gt;And suddenly I realized… And down…&lt;br /&gt;Will you talk to me if I have time to see you? Will you hold my hand and looking at me tenderly? Will you miss me if I wasn’t at your side?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I sighed deeply…&lt;br /&gt;I don’t even know you. And so do you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You’re someone from the other world I couldn’t be with. But unfortunately, someone who could be seen clearly.&lt;br /&gt;It’s almost an impossible hope.&lt;br /&gt;You’re Sunshine, whom everyone likes to see, and me—I’m just someone who is down to the earth. There’s no chance for us to be one. There’s no reason for me to keep hoping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But, maybe there is…&lt;br /&gt;If only a miracle could be happened. For me. For both of us…&lt;br /&gt;Someday. Somewhere. Somehow…&lt;br /&gt;Would it be?&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(tulisan ini bukan tulisanku, entah punya siapa, aku lupa, tapi aku suka...Thanks yah)&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-8989779138486746151?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/8989779138486746151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/8989779138486746151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2007/11/miracle-in-love.html' title='A Miracle in Love'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-187377136493944125</id><published>2007-11-27T19:26:00.000-08:00</published><updated>2007-11-27T19:39:53.536-08:00</updated><title type='text'>Gadis Desa</title><content type='html'>Nyanyian rindu gadis desa disebuah Pulau&lt;br /&gt;Dia tau ia sedang merindukan seseornag&lt;br /&gt;Tapi ia juga tau hal ini tabu dibicarakan&lt;br /&gt;Apalagi ia tau adat yang membesarkannya.&lt;br /&gt;Hanya saja ditengah deburan ombak&lt;br /&gt;Seseorang itu baik-baik saja&lt;br /&gt;Tidak ditelan Ombak&lt;br /&gt;Nyanyian rindu gadis desa tak juga berhenti&lt;br /&gt;Tetap bernyanyi dan bernyanyi&lt;br /&gt;Untuk Ilahi Rabbi yang setia merindu.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-187377136493944125?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/187377136493944125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/187377136493944125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2007/11/gadis-desa.html' title='Gadis Desa'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-5970944135191922450</id><published>2007-11-27T19:15:00.000-08:00</published><updated>2007-11-27T19:21:57.669-08:00</updated><title type='text'>Menjelang Fajar</title><content type='html'>Entah… dadaku tiba-tiba sesak.&lt;br /&gt;Sangat sesak mungkin karena aku menyimpan sesuatu untuk seoarng makhluk&lt;br /&gt;Sesak, tiba-tiba saja. Blank, tiba-tiba saja. Udara dingin diluar seolah menjadi petaka. Layar notebookku juga terasa hampa. Ruang batinku tiba-tiba ingin berlari.&lt;br /&gt;Hari ini tumpukan masalah yang benar-benar menghantui jiwaku. Setelah sekian lama berkutat pada urusan banyak hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya, aku lelah...&lt;br /&gt;Iya, aku terasa harus berdiri tegak lagi....&lt;br /&gt;Tersenyum lagi....&lt;br /&gt;Menangis lagi.....&lt;br /&gt;Tegak lagi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, malam ini begitu pekat hanya luapan kata dan suara-suara dalam alam pikirku.&lt;br /&gt;Aku tak sanggup  mengatakan bahwa aku kehilangan dia.&lt;br /&gt;Tuhan, aku tergagap dalam gelap&lt;br /&gt;Dalam tuntutan rutinitas&lt;br /&gt;Dalam kertas-kertas kerja yang semakin membimbangkan.&lt;br /&gt;Kamar ini juga terasa hangat, mengingatkan ku&lt;br /&gt;Bahwa hari esok&lt;br /&gt;Adalah ketegaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari esok adalah senyuman&lt;br /&gt;Bukan tangisan...&lt;br /&gt;Masih ada harapan bagi jiwa yang sepi&lt;br /&gt;Harapan yang menjadi energi untuk tetap bertahan&lt;br /&gt;Orang-orang dalam kehidupanku benar-benar pergi&lt;br /&gt;Tanpa pamit&lt;br /&gt;Tanpa sapa&lt;br /&gt;Meninggalkanku dengan cita-cita yang terasa buyar&lt;br /&gt;Hancur melebur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kalimat yang menemaniku adalah..&lt;br /&gt;Rela atas ketentuan Allah....&lt;br /&gt;Teringat kata-kata Imam Syafi’i, lalu aku bangkit&lt;br /&gt;Biarkanlah hari-hari berbuat semaunya&lt;br /&gt;Berlapang dada-lah jika takdir menimpa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan berkeluh-kesah atas musibah di malam hari&lt;br /&gt;Tiada musibah yang kekal di muka bumi&lt;br /&gt;Jadilah wanita tegar dalam menghadapi tragedi&lt;br /&gt;Berlakulah pema’af selalu menepati janji&lt;br /&gt;Jika banyak aibmu di mata manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang engkau berharap menutupinya&lt;br /&gt;Bersembunyilah engkau di balik derma&lt;br /&gt;Dengan derma aibmu tertutup semua&lt;br /&gt;Jangan pernah terlihat lemah di depan musuhmu&lt;br /&gt;Sungguh malapetaka jika musuh menertawaimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan berharap dari orang kikir kemurahan&lt;br /&gt;Di neraka tiada air bagi orang yang kehausan&lt;br /&gt;Rizkimu tidak berkurang karena kerja wajar perlahan&lt;br /&gt;Berlelah-lelah tidak menambah rizki seseorang&lt;br /&gt;Tiada kesedihan yang kekal tidak pula kebahagiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada kesulitan yang abadi tidak pula kemudahan&lt;br /&gt;Jika engkau berhati puas dan mudah menerima&lt;br /&gt;Sungguh, antara engkau dan raja dunia tiada beda&lt;br /&gt;Barangsiapa kematian datang menjemputnya&lt;br /&gt;Langit dan bumi tak kan mampu melindunginya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi Allah begitu lapang luas membentang&lt;br /&gt;Namun seakan sempit kala ajal menjelang&lt;br /&gt;Biarkanlah hari-hari ingkar janji setiap saat&lt;br /&gt;Kematian tak mungkin dicegah dengan obat...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-5970944135191922450?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/5970944135191922450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/5970944135191922450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2007/11/menjelang-fajar.html' title='Menjelang Fajar'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-4210832532944096678</id><published>2007-11-27T18:50:00.000-08:00</published><updated>2007-11-27T18:57:32.577-08:00</updated><title type='text'>Woman Going to Free of Financial</title><content type='html'>Free of Financial at woman have own especial for herself. Woman marry of course wish to have own production or earnings, although her husband have earnings more. Why? Because woman needn't worry if any times the effort husband experiencing of bankruptcy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Woman owning earnings can be free to arranging finance to contribute for her environments. Social activity of woman can follow if the woman has well established finance. So how being a woman going to finance independence?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Free of finance do not only fulfill requirement live time for the shake of time. Obtained earnings of woman also can plan her life and her family better. Freedom of Financial is condition where somebody or family can realize her desire requiring money. Free circumstance of financial also can be interpreted of existence of finance which abundance. How in order to the woman can be free of financial, of course it can push the women has own earnings. Besides reaching after good earnings, woman also has to be clever have the strategy. Thinking long-range and own vision of develop her business. So, the woman has best bounce going to free of financial. Among other things the risk which block. There are some ways to optimal inclusion source.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;The First:&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Laboring woman as employees. Go morning or come home at night have become habit to all typical woman of employees. Salaries which remain to and joined the subsidy enable woman own adequate earnings. But for employees owning limitation of earnings and finance which stagnancy, of course still thinks expenditure which is quite a lot. If you work as employees make sure that you have side job which can give earnings more, for example of side job is become teacher, programmer, or make a home industry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;The Second:&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Laboring woman pursuant to membership. Self-supporting worker or professional is true relying on membership owned to get earnings. Hence the earnings accepted base on how the expert and diligent of your work. Writer, doctor, consultant, designer, or illustrator is example of work which is pursuant to membership. Hence your work can be made professionally and also have good management. Of course its can give earnings more.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;The Third:&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; developing your effort. It has to be started from something which fancy. You needn't think to own big direct effort, owning storey building, big or have employees, hence beyond question you'd find that your capital do not enough fulfill conditions of effort. Start to have business and don't limit your desire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;The fourth: &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;you can exploit investments. If you wish fund development which progressive without mixed up with a certain job type, investment is good choice. Investment does not make you have to hard work. Turning around money in order to become to expand hence don't rag chosen Investment to give more earnings. I hope in another times I can do the best what I want to make my women going to free financial. (translated by Sisilia Warassari)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-4210832532944096678?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/4210832532944096678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/4210832532944096678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2007/11/woman-going-to-free-of-financial.html' title='Woman Going to Free of Financial'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-3810572414296739650</id><published>2007-09-18T18:56:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:14:05.538-07:00</updated><title type='text'>Welcome to The World</title><content type='html'>Live Streaming Radio adalah sebuah keniscyaan khususnya di era digital and multimedia. Wah, serius banget de ngomongnya, hehe. Intinya nih aku cuma mau kasi tau kalo ada Live Streaming Radio Mujahidin 105.8 FM. Adanya Streaming ini lebih memudahkan kita untuk berdakwah di media elektronik. Tentunya ini memudahkan kita untuk lebih berani dikenal dunia. Lebih dikenal Cruenya dikenal juga konsepnya. Tentunya ini juga membuka peluang Dakwah yang besar untuk di usung oleh Crue Mujahidin 105.8 FM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah Progressif ini tentunya tidak terlepas dari dukungan semua pihak baik Gubernur, Walikota, pejabat, pengusaha,tokoh agama, tokoh masyarakat, masyarakat grass root, dsb. thanks banget juga buat salah satu operator telepon terbesar PT. Indosat and crue give us change. Thanks a lot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;radio kami Istimewa&lt;br /&gt;karena anda istimewa&lt;br /&gt;nikmati best service dari kami... FREE CALL 0-800 140 105 8 dan Live Streaming...&lt;br /&gt;Mujahidin FM.... "Radio Dakwah Anda"....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-3810572414296739650?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/3810572414296739650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/3810572414296739650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2007/09/welcome-to-world.html' title='Welcome to The World'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-4384717523935977595</id><published>2007-09-08T18:44:00.001-07:00</published><updated>2007-09-08T18:49:25.355-07:00</updated><title type='text'>Bersama Yang di Cintai</title><content type='html'>Seseorang itu bersama orang yang dicintai......&lt;br /&gt;Dari Abu Musa al-Asy’ari, ia berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:&lt;br /&gt;المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ&lt;br /&gt;“Seseorang itu bersama orang yang ia cintai.” [Muttafaqun alaihi]&lt;br /&gt;Dalam hadits ini terdapat anjuran untuk menguatkan cinta kepada para Rasul dan ittiba’ kepada mereka sesuai dengan tingkatan-tingkatannya, serta tahdzir (peringatan) dari cinta kepada lawan mereka. Karena sesungguhnya cinta (al-Mahabbah) merupakan tanda kuatnya hubungan antara orang yang mencintai dengan yang dicintai, dan kesesuaiannya dengan akhlak orang yang dicintai serta tanda bahwa ia mengikuti orang yang dicintainya itu. Yang demikian merupakan tanda adanya al-Mahabbah dan merupakan pembangkit al-Mahabbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga, barangsiapa yang mencintai Alloh ta’ala maka rasa cintanya tersebut merupakan sebesar-besar hal yang mendekatkan dirinya kepada Alloh. Karena sesungguhnya Alloh تعالى Maha Mensyukuri, Dia membalas orang yang mendekatkan diri kepada-Nya lebih besar -dengan balasan yang belipat ganda- daripada yang dilakukan orang tersebut. Dan termasuk syukur Alloh تعالى adalah : mempertemukannya dengan orang yang dicintainya, walaupun amalan orang yang mencintai itu sedikit. Alloh berfirman :&lt;br /&gt;وَمَن يُطِعِ اللّهَ وَالرَّسُولَ فَأُوْلَـئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللّهُ عَلَيْهِم مِّنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاء وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَـئِكَ رَفِيقًا&lt;br /&gt;“Barangsiapa menta’ati Alloh dan Rasul, maka mereka bersama orang-orang yang telah Alloh beri nikmat kepada mereka dari para Nabi, para orang yang Shiddiq, para Syuhada’ dan orang-orang sholeh, dan mereka adalah sebaik-baik teman.” [QS an-Nisa : 69]&lt;br /&gt;Oleh karena itu Anas berkata :&lt;br /&gt;مَا فَرِحْنَا بِشَيءٍ فَرِحْنَا بِقَولِهِ صلى الله عليه وسلم : ” المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ. قَالَ: فَأَنَا أَحَبَّ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، وَأَبَا بَكَرٍ، وَعُمَرَ، فَأَرْجُوْ أَنْ أَكُوْنَ مَعَهُمْ&lt;br /&gt;“Kami tidak pernah bergembira sebagaimana gembiranya kami dengan sabdanya صلى الله عليه وسلم : “seseorang itu bersama orang yang ia cintai”, Anas berkata : “Aku mencintai Rasulullah صلى الله عليه وسلم, Abu Bakar dan Umar. Dan aku berharap dapat bersama mereka.” [1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Alloh berfirman :&lt;br /&gt;جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ&lt;br /&gt;“surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang sholeh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu.” [QS. ar-Ro’du : 23]&lt;br /&gt;Dan Alloh berfirman :&lt;br /&gt;وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُم مِّنْ عَمَلِهِم مِّن شَيْءٍ&lt;br /&gt;“Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka.” [QS. ath-Thur : 21]&lt;br /&gt;Dan ini merupakan kenyataan, jika seseorang mencintai orang-orang yang baik, engkau  melihat ia termasuk mereka, ia bersemangat untuk menjadi seperti mereka. Dan jika seseorang mencintai orang-orang yang buruk, ia termasuk mereka, dan ia beramal seperti amalan mereka.&lt;br /&gt;Rosululloh صلى الله عليه وسلم bersabda :الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلْ&lt;br /&gt; ”(Agama) seseorang itu sesuai dengan agama teman dekatnya, maka perhatikanlah dengan siapa kalian berteman dekat.” [2]&lt;br /&gt;ومثل الجليس الصالح، كحامل المسك: إما أن يَحْذيك وإما أن يبيعك، وإما أن تجد منه رائحة طيبة، ومثل الجليس السوء كنافخ الكِيْر: إما أن يحرق ثيابك، وإما أن تجد منه رائحة خبيثة&lt;br /&gt;“Permisalan teman duduk yang baik/ sholeh seperti pembawa misk, mungkin ia akan memberimu, atau menjualnya kepadamu atau mungkin engkau akan mendapati darinya bau yang wangi. Dan permisalan teman duduk yang buruk seperti peniup bara api, mungkin ia akan membakar pakaianmu dan mungkin engkau akan mendapati darinya bau yang tidak sedap.” [3]&lt;br /&gt;Dan jika ini adalah dalam cinta antara sesama makhluk, maka bagaimana dengan orang yang cinta kepada Alloh dan mendahulukan cinta dan takutnya di atas segala sesuatu? Sesunguhnya ia bersama Alloh, dan telah menghasilkan pendekatan yang sempurna dari-Nya. Yaitu kedekatan orang yang saling mencintai, dan Alloh bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka :إِنَّ اللّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَواْ وَّالَّذِينَ هُم مُّحْسِنُونَ&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Alloh bersama orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.” [4]&lt;br /&gt;Dan macam-macam kebaikan yang paling tinggi adalah kecintaan kepada Ar-Rohim Al-Karim Ar-Rohman dengan cinta yang disertai dengan pengetahuan tentang-Nya.&lt;br /&gt;Maka kita memohon kepada Alloh agar memberi rizki kepada kita dengan kecintaan kepada-Nya dan kepada orang yang mencintainya serta kecintaan kepada amal yang bisa mendekatkan untuk cinta kepada-Nya. Sesungguhnya Alloh Maha Dermawan (الجواد) dan Maha Pemurah (الكريم). Dan Taufiq hanya milik Alloh.&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-4384717523935977595?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/4384717523935977595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/4384717523935977595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2007/09/bersama-yang-di-cintai.html' title='Bersama Yang di Cintai'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-1223858339392695093</id><published>2007-07-06T04:36:00.000-07:00</published><updated>2007-07-06T19:49:09.966-07:00</updated><title type='text'>Kenaikan Gaji</title><content type='html'>Akhirnya…Kenaikan Gaji pun bisa diberlakukan diradioku tercinta. Kenaikan perlahan seiring bertambahnya omset perusahaan. Kenaikan Gaji, Honor, tips, komisi, hibah (ataupun Ghanimah:P ) de el el adalah berita menyenangkan. Gaji dan CS nya merupakan rewards atas kerja keras dan kerja cerdas dari perusahaan bagi karyawannya. Baik kenaikan jabatan atau pun sebuah penghargaan / penghormatan. Bagi yang menerima rewards tersebut tentu ini menjadi motivasi bekerja, menjadi semangat. Namun bagi yang tidak menerimanya tentu ini bisa saja menyakitkan, menjengkelkan, ataupun membuat suasana hati menjadi bad mood. Itu berlaku bagi yang menerima maupun yang tidak menerima, tapi bagaimana jika anda berada diposisi harus menentukan siapa yang akan dinaikkan gajinya, dengan indikator apakah seseorang bisa dipromosikan untuk kenaikan gaji dan ternyata andalah yang menentukan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti berat, karena akan ada sentimen Publik misal bawahan anda yang lain, partner kerja, anggota team atau apalah. Ini menjadi akibat serius yang bisa saja sebuah Tim menjadi kurang solid ataupun menjadi kontroversi. Bisa juga munculnya tuduhan pilih kasih, ataupun subyektif. Suasana kerja menjadi dingin, apalagi Perusahaan yang karyawannya dalam jumlah terbatas.&lt;br /&gt;PNS saja, yang dengan jelas memiliki jumlah tenaga kerja yang uakeeeh ketika disosialisasikan tentang kenaikan gaji maka secara otomatis tanpa komando menjadi Isu sentral yang digemari publik baik media dan individu yang berstatus Pe eN eS, publik terutama pasar bisa bergolak, karena berpikir ”wwaah, sembako bisa naiiiik niiih”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyedihkan sekali nasib seorang Guru, sesudah bekerja 32 tahunan baru bisa menikmati gaji sejumlah 2 juta an. Itupun yang sudah Gol IV. Sehingga menjadi sebuah kewajaran kalo PNS khususnya tenaga kependidikan boleh mencari tambahan sesuai PP No.38/1992, pasal 35, membolehkan guru mencari kesana kemari, jadi mungkin jangan disalahkan tugas pokoknya terabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyerapan Tenaga kerja PNS yang banyak dengan alokasi 37 % dana APBN, tentu bukan main banyaknya. Berbeda PNS, beda juga dg BUMN, yang kenaikan gajinya tidak tercium Publik dengan Gaji bisa 2 kali lipat gaji dari PNS. Berbeda juga dengan BPK yang sibuk en ribut minta Auditornya dinaikkan gajinya agar bisa menyamai Auditor Lembaga Swasta. Lebih parah lagi Parlemen ikut-ikutan minta naik gaji. Semuanya menjadi beda dengan inti yang sama Gaji Naik dengan alasan sama biar mutu menjadi meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah mutu menjadi alasan pamungkas untuk sebuah kenaikan Gaji. Seharusnya sudah harus tau diri lah sebuah perusahaan ataupun pemerintah untuk menaikkan gaji karena sebuah kinerja. Karena KINERJA bukan karena tuntutan, kekeluargaan atau apapun. Sehingga mind set yang terbentuk ketika kenaikan gaji adalah karena KINERJA. Jadi jelas adanya kenaikan gaji berirama dengan kinerja, maka semoga saja semuanya menjadi jelas, mudah-mudahan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok adalah pengumuman di kantorku tentang kenaikan honor penyiar, dan sangatlah sulit bagi saya menentukan siapa yang layak. Tapi semua harus berjalan sesuai dengan penilaian tersendiri dan kenyamanan kerja. Jika pun ada yang tidak setuju maka berikan kepercayaan penuh bahwa semua berjalan dengan koridor etos kerja serta adab akan pergaulan dengan teamwork. Semua akan ada kenaikan gaji tapi tidak semua untuk saat ini. Saat ini baru segelintir. Doakan perusahan menjadi sangat maju, Bertahanlah pada proses. Menerima keadaan bukan lah sekedar pasrah, menerima keadaan bukan juga menuntut, menerima keadaan adalah koreksi diri atas kinerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penuh Cinta&lt;br /&gt;Sisilia Warassari&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-1223858339392695093?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/1223858339392695093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/1223858339392695093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2007/07/kenaikan-gaji.html' title='Kenaikan Gaji'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6814913200348163121.post-1095621717759028409</id><published>2007-06-17T02:29:00.000-07:00</published><updated>2007-06-17T02:37:57.441-07:00</updated><title type='text'>Anak-anak Sudan di culik untuk Perang dan Seks</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/RnUAzFxpVcI/AAAAAAAAAAM/YcJpP9euoYw/s1600-h/muslim.thumbnail.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5076965032653837762" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/RnUAzFxpVcI/AAAAAAAAAAM/YcJpP9euoYw/s200/muslim.thumbnail.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Anak-anak di Sudan, khususnya di kawasan Darfur, terus menjadi korban penculikan untuk manfaatkan dalam perang, perburuhan, dan eksploitasi seksual, kata sebuah badan hak asasi manusia PBB, Jumat.&lt;br /&gt;Komite PBB mengenai Hak Asasi Anak mendesak pemerintah Khartoum meningkatkan upaya untuk mencegah penculikan anak dan membantu menyatukan lagi korban dengan keluarga mereka.&lt;br /&gt;Badan tersebut, yang terdiri dari 18 ahli independen, menyampaikan kesimpulan mereka itu setelah mengadakan pertemuan tiga pekan dimana mereka memeriksa catatan 11 negara, termasuk Sudan.&lt;br /&gt;Mereka menyuarakan keprihatinan bahwa anak-anak terus menjadi korban penculikan, untuk dipaksa menjadi prajurit, buruh, dan dalam beberapa kasus, melakukan hubungan seksual, khususnya di Darfur dan Sudan selatan.&lt;br /&gt;Komite itu tidak menyebutkan apakah perekrutan paksa menjadi prajurit itu dilakukan oleh angkatan bersenjata Sudan, milisi Janjaweed sekutunya, kelompok pemberontak atau semua pihak.&lt;br /&gt;Namun, anak-anak dan pemuda jalanan yang terhalau dari rumah mereka akibat konflik yang melanda Darfur sejak 2003 sangat rentan dengan berbagai bentuk eksploitasi, kata badan PBB tersebut.&lt;br /&gt;Pemberontakan yang dilakukan sebagian besar orang non-Arab dan aksi kekerasan untuk menumpasnya yang dilakukan oleh pemerintah telah membuat 2,5 juta orang terusir dari rumah-rumah mereka. Para ahli internasional memperkirakan, 200.000 orang tewas di Darfur, sementara Sudan menyebut jumlah kematian sekitar 9.000.&lt;br /&gt;Komite itu juga memperoleh informasi bahwa anak-anak dipaksa menjadi pelacur atau melakukan pernikahan dini "agar mereka bisa bertahan hidup dengan imbalan makanan, uang atau kebutuhan pokok".&lt;br /&gt;Delegasi Sudan pada pertemuan itu mengatakan, adalah ilegal menggunakan anak-anak untuk perburuhan paksa, eksploitasi seksual atau pornografi, dan menjual anak merupakan pelanggaran yang tidak dikenal di kalangan masyarakat negara tersebut.&lt;br /&gt;Sebuah satuan perlindungan keluarga dan anak telah dibentuk 15 bulan lalu, kata beberapa pejabat tinggi Sudan dikutip Reuters.(*) Antara&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;tarian embun 
membedah semesta
menjiwai syahadat
memaknai denyut kehidupan
dimulai di subuh itu...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6814913200348163121-1095621717759028409?l=sajaksubuh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/1095621717759028409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6814913200348163121/posts/default/1095621717759028409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sajaksubuh.blogspot.com/2007/06/anak-anak-sudan-di-culik-untuk-perang.html' title='Anak-anak Sudan di culik untuk Perang dan Seks'/><author><name>S. Warassari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13533057253152078472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_b2eWaLSAri0/RnUAzFxpVcI/AAAAAAAAAAM/YcJpP9euoYw/s72-c/muslim.thumbnail.jpg' height='72' width='72'/></entry></feed>
